Wajib Militer Junior Edition

Gue ingin bercerita tentang smp gue tercinta
Masa masa paling indaahhhh~
Masa masa ku es em peeeehh~
kisah kasih di sekolaahhhh~

Dulu, gue baru lulus kelas 5 SD, terus karena abang gue tersayang dibully oleh para guru, ortu gue murka. Ortu gue pun nekad mindahin gue kakak beradik semua. Kebetulan, abang gue dapet sekolah di Kharisma Bangsa. Gue dari dulu seling liat tuh sekolah gue pikir kantor, krn plz deh itu elite bgt

Nah, jadi begitulah. Kepindahan menjadi berkah bagi abang gue. Story dia hepi ending

*meanwhile gue*
*udah lulus tes ke KB juga*
Nyokap: "CAYANK, MAMI NEMU SEKOLAH REKOMENDASI TEMEN MAMI, KE SITU YUKZZ!!!1!!1!11!"
Gue: baelah


Terus kami berangkat



Foto tsb tidak merepresentasikan tampang gue
Terus gue nengok tuh, lihat kiri, lihat kanan
Gue: "Ma, mana sekolahnya?"
Nyokap: tuh

Laskaaaarrr pelangiiiiiii~
Gue shock
Tapi karena cinta gue terhadap emak gue seluas lautan samudera, gue ga sampai hati menolak, soalnya emak gue udah cengengesan seneng gitu gue ga tau kenapa

Jujur, gue sama sekali ga lebay, sekolah smp gue sejelek begitu.
Tapi tes masuknya astaghfirullah
Lebih lebih dari usaha gue masuk sman 8, 28, 81 (yang FYI gue diterima semua ranking 1 domisili luar jakarta, iya gue memang sangat kece gue tahu terima kasih, terima kasih)

Emak gue sampe ngemis ke pemilik sekolahnya, yang penampilannya eksotis banget, supaya gue diterima karena gue tes masuknya anjlok bgt

Tapi ajaibnya sekolah ini, sekalipun bokap gue pertama kali ngeliat tuh sekolah dikira pabrik tahu,
Bukunya impor dari singapur. 1 modul setengah juta.
Atapnya dari seng. Dindingnya masih pake batu bata ga diplester, lantainya semen.

Dan ga ada ventilasi.
Butuh kalian ketahui, pemilik sekolahnya ini (Olang Singapul yang pelit kikil bakhil) senang sekali mematikan ac dengan alasan "penghematan", dan sekalinya ac dimatiin di ruang kelas gue yang ga ada ventilasinya dan beratap seng itu, gue serasa lagi berbaris  menanti takdir di Padang Mahsyar

Gue cukup yakin gue sempet keracunan karbon dioksida selama gue berada di sekolah itu.

Gue inget bener, guru gue yang paling galak, berdarah dingin berhati kelam, sebut saja Ms. M.

kurang lebih penampakannya seperti itu
Tapi sipit
Ms. M ini adalah guru pelajaran sains dan turunannya . Ia juga merupakan guru yang paling banyak mendzalimi murid-muridnya, apalagi orang semodel gue yang emang dulu selebor banget.

Beliau memiliki keterampilan dalam bidang teror psikologi.

Dan kalau sampe ada yg ga bawa buku pas pelajaran dia, siap siap diteror, dipermalukan di depan publik, dihina, direndahkan martabatnya, dan dikosongkan nilai sains selama 1 semester.

Tapi tetap saja, dibalik segala kekurangan yang dimilikinya, gue percaya Ms. M ini sebenarnya memiliki bakat yang  luar biasa sebagai debt collector
---

Jadi begitulah memori gue tentang smp gue.
Yang bangunanya semi permanen
Yang pemiliknya selalu pake kaos oblong dan celana pendek (kyk boxer gitu)
Yang front desknya asem asin-asin
Mana guru kelas gue orang batak lagi

Tapi tetap saja, diakhir cerita, moral yang bisa gue dapat adalah, segala kesulitan dan derita yang telah gue alami selama gue di jahanam itu telah membuat gue tahan banting dan mental baja. Karena tidak semua hal yang akan kita hadapi di dunia ini akan sesuai dengan keinginan kita, tidak semuanya akan nyaman, dan yang kuat, dialah yang bertahan.
Seperti kata pepatah cina
 jika ingin anak anda memiliki kehidupan masa depan yang damai dan kuat, biarkan mereka menderita sedikit kelaparan dan kedinginan.
Gue sok bijak dikit gpp yah
Tapi gue pikir2 gue lulus dari tuh sekolah harusnya dapet minimal pangkat kopral














Comments

Popular posts from this blog

GRAMMAR PKI

Klaus the Kraut

Comix 1